Liputan Pilihan Kulinerkuliner.com

Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Presidennya Bakar Ayama Bakar

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan). [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an vw

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Zeafood

Zeafood: hotplate-bakar-rebus-goreng

Sop Kelapa Mudanya bikin kecanduan baru sama makanan laut apalagi harganya pas banget sama kantong. Nggak malu-maluin ngajak pasangan menikmati nuansa rasa seafood yang lezat tapi beda suasana. Kalo gak nendang, gak usah bayar! [...]
bebek kWali

Ini baru masakan bebeknya orang Jakarta

Satu tempat makan yang kini juga menjadikan makanan ini sebagai sajian utama, adalah warung makan sederhana bernuansa manajemen resto modern, yakni bebek kWali. Dari nama dan penulisannya saja kita sudah penasaran dibuatnya. Mengapa harus menggunakan kwali dan mengapa huruf "W" harus kapital? [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega-3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
WaroengRest-OE

Tempatnya penggemar masakan tradisional makan

"Memang ada sayur gabus pucung yang disajikan di satu warung kaki lima bilangan Kalimalang Bekasi dekat daerah Cikarang, tapi di sana hanya sebuah warung kecil kaki lima, sedangkan Waroeng Rest-OE adalah warung modern yang menaikkan gengsi makanan Betawi ke kelas yang lebih tinggi," ujar seorang pelanggan tetap yang sangat menggemari sayur gabus pucung di tempat ini [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

RM SOLO SARI : Pelopor Tengkleng Asli Solo Bekasi

Pernah nggak terbayang dalam benak anda bahwa bangsa Indonesia dulu pernah dijajah oleh bangsa asing karena hal sepele, yakni bumbu dapur? Istilah kampungnya The Spices atau bahasa Inggrisnya "Rempah-rempah" [...]

Sabtu, 27 November 2010

Soto Ambengan Jatijajar: Rujak Cingur Cak Di

MURAHNYA KENIKMATAN CONGOR SAPI
dengan bumbu rujak dan DIGUYUR SEDAPNYA SOTO AMBENGAN


Jatijajar - kulinerkuliner.com
Berjalan-jalan hunting lokasi buat seorang kolega kuliner saya, yakni Cak Tio sang pemilik merk dagang usaha Bakso Malang Cak Tio yang sudah memiliki  cabang di Kota Bekasi dan Ciputat. Lokasi pencarian adalah Cimanggis. Setelah setuju dan siap buka kerjasama dengan kulinerkuliner.com untuk buka warung makan bersama di lokasi tersebut, kami pun meluncur ke daerah Jatijajar searah ke Cibinong dari Jalan Raya Bogor kawasan Depok itu.


Mampir ke salah satu famili Cak Tio, yakni Cak Di yang juga berdagang Bakso Malang dan aneka sajian khas Jawa Timuran. Salah satu sajian favorit pelanggannya adalah Soto Ambengan dan Rujak moncong (congor) sapi yang super lezat. Mendengar ada menu masakan rujak cingur, saya langsung saja setuju untuk diajak Cak Tio ke tempat Cak Di. Tanpa ba' bu' lagi saya setuju saja ikut mobil Kijang Cak Tio. Seumur hidup saya baru 2 x makan rujak Cingur yang sensasional dan fenomenal itu dan berarti ini adalah kali ke 3. "Kasihan banget deh lo! jarang makan rujak cingur..." ledek Cak Tio. Kami pun tertawa.

Cak Di mempunya 2 warung sederhana, yang pertama adalah warung bakso Malang yang berlokasi tak jauh dari warung utamanya, Soto Ambengan. Anehnya lagi adalah, di sepanjang jalur jalan raya Bogor kawasan Jatijajar itu ada 2 lagi Bakso Malang. Satu bakso Bakar Malang, dan satu lagi Bakso Malang Prasasti. Hahahaha... dasar orang Jawa Timur, meski saling berdempetan tapi gak saling ontog-ontogan yah?
Bagi kuliner-kuliner.com mungkin adalah kesempatan yang ketiga kalinya menikmati kekenyalan moncong alias congoran sapi yang dipadu pedasnya rujak mangga, timun, taoge plus bumbu petis dan kacang serta potongan ketupat yang luar biasa mengenyangkan. Apalagi setelah makan rujak cingur yang kesohor dengan rasanya yang segar dan klenyes-klenyes unik ini, saya minum segelas air mineral dingin, segelas kopi susu dan es jeruk.... hmmmmm ... MasyaAllooooooohhh muantabs buener...!

Meski mendengarkan Cak Tio saling ngobrol dalam bahasa Jawa Timuran ala arek Malang hingga terkantuk-kantuk, tapi perjalanan saya kali sangat puas dengan sajian khusus buatan istri Cak Di yang bukan saja melegakan tapi menambah penuh makanan unik perjalanan kuliner "perut gembel" saya. Hihihihihi... selalu saja makanan gratis dan dapat liputan berisi.

Kelezatan bumbu petis plus pedasnya cabe rawit tidak membuat mulut saya kapok menyuap setiap potongan cingur dan ketupat ke dalam perut saya. Mengunyah dan mengunyah menjadi kenikmatan tersendiri buat geligi dan lidah saya berkolaborasi. Hmmmm... krenyes-krenyes dan kriuk! Ya semakin asyik saja rujak cingur itu saya campur dengan krupuk putih yang gurih dan garing. Menikmati rujak cingur memang jangan pake krupuk melempem, jadi kurang sensasi tabrakan rasanya antara kenyalnya moncong sapi dengan empuknya ketupat dan tahu serta segarnya timun serta mangga dicampur kriuk renyahn ya krupuk kulit.... Wow... serasa makanan para pejabat euy!

Anda tertarik dengan rujak cingur asli Malang ala Cak Di, silakan saja hubungi warung makan Bakso Malang dan Soto Ambengan Cak Di di pertigaan Jatijajar, jalan Raya Bogor.Harganya pun relatif murah serta terjangkau lah buat kantong Anda (itu pasti). Atau Anda bisa juga memesan langsung ke telpon (021) 9346.1965 dan langsung pesan dengan Cak Di.

1 komentar:

  1. Seumur hidupku aku baru makan rujak cingur seharga Rp35.000,- hari Kamis kemarin yaitu tanggal 6 Desember 2007! Tapi kalau makan rujak cingur, kemarin bukan yang pertama kalinya. Sudah ratusan kali selama hidupku tapi aku belum pernah mencoba yang ini. Rujak cingur yang dikenal dengan nama rujak cingur Ahmad Jais ini memang santer dikalangan pejabat tinggi negara ini. Itulah mengapa aku memilih rujak cingur Ahmad Jais untuk aku liput, aku jadikan berita di tugas UASku.

    Berdiri tepat tahun 1970 dan berlokasi di jalan Ahmad Jais Surabaya membuat rujak ini dikenal oleh banyak orang!Kata papaku sih dulu waktu uang Rp 5.000,- harganya tidak seperti uang Rp 5.000,- . Bayangin dulu aja harganya sudah segitu, sekarang Rp 35.000,-. Nggak heran kalau semua anaknya bisa lulusan Amerika hanya gara-gara rujak cingur! Salut deh! Kata papa lagi nggak sedikit pejabat yang suka rujak ini, misalnya Megawati Soekarno Poetri, Gus Dur, dan masih banyak yang lainnya. Pertama aku nggak percaya, eh tapi kemarin pas aku ngeliput memang bener. Ada bosnya Maspion cabang Surabaya dan ada kurir dari sebuah hotel ternama di Surabaya yang beli ini rujak karena dipesen oleh sang pejabat anggota DPR Jakarta. Bayangin aja, anda semua sukses gara-gara rujak cingur, keren banget ya?!

    Namanya juga rujak cingur, tetep aja isinya ya cingur, tahu, tempe, sayur, mie, cambah, mangga, dll. Jadi nggak ada bedanya dengan rujak cingur yang harganya lima ribuan! Yang beda cuman tempenya yang kriuk-kriuk, bumbunya yang nggak halus alias kacangnya masih terasa banget! Tapi jujur aku nggak terlalu suka, rada aneh bumbunya. Masih enakan rujak cingur yang harganya lima ribu rupiah, atau rujak cingur gendongan di pinggir jalan! Apa ya yang membuat para pejabat itu rela makan rujak semahal ini?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

KulinerKuliner.com

KulinerKuliner.com

Tirta Bhagasasi

Berita Kuliner

Loading...

. Bekasi-Online.com ..

Syuting Steak Kiloan Jl Rawa Domba Duren Sawit